Contoh Proposal Mahasiswa Wirausaha (PMW) Tahun 2016 bidang Kuliner


Rencana Usaha
SATE KERANG MAKANAN RINGAN
(SARANG NANGKRING)
: KULINER


Bandar Lampung, 04 Mei 2016
Disusun oleh:
NAMA                        Nurhudiman               
NPM                           1114121146
JURUSAN                  AGROTEKNOLOGI
FAKULTAS               PERTANIAN

Jl. Bumi Manti, Gg Madinah, Kampung Baru Unila. No. Telepon 085368349404
Alamat E-mail:agrohobrintek@yahoo.com Situs Web:Brintek.blogspot.com

PROPOSAL MAHASISWA WIRAUSAHA
UNIVERSITAS LAMPUNG
TAHUN 2016








KATA PENGANTAR

                                                                                                  
Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kekuatan dan keluasan ilmunya sehingga dapat tertuangkan dalam sebuah rencana usaha yang akan dijalankan. Shalawat beriring salam kita sanjung agungkan kepada manusia yang mulia yaitu nabi kita Muhammad SAW yang syafaatnya kita nantikan di yaumul qiyamat nanti. Ucapan terimakasih kepada Pemerintah yang telah mengadakan program pemberian bantuan usaha kepada mahasiswa di perguruan tinggi.
Jumlah pengangguran yang setiap tahun meningkat dan banyak juga didalamnya para sarjana. Sebagai mahasiswa yang saat ini sedang menjalani perkuliahan perlu memikirkan apa yang perlu dipersiapkan setelah wisuda. Belajar menjadi wirausaha sangat diperlukan karena berlatih untuk menopang kehidupan yang lebih besar. Proposal Mahasiswa Wirausaha (PMW) yang diprogram oleh pemerintah sangat diperlukan bagi mahasiswa yang kekurangan modal untuk menjalankan dan mengembangkan usahanya.
Sebagai manusia yang lemah tidak pernah lepas dari kesalahan oleh karena itu apabila didalam penulisan proposal ini ada tulisan yang kurang baik mohon maaf. Koreksi dan kritikan dari para pembaca sangat diharapkan oleh penulis. Semoga dari tulisan ini menjadi berkembangnya ilmu dan menambah wawasan bagi siapapun yang membaca.
Penulis

                                                                                                    
DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR.......................................................................................................... 
DAFTAR ISI.........................................................................................................................
I.         PENDAHULUAN..........................................................................................................
A.       Latar Belakang.........................................................................................................
B.       Ide Usaha yang Digagas...........................................................................................

II.      GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA............................................................. 
A.       KONDISI DAN STRATEGI PEMASARAN........................................................ 
1.        Karakteristik Konsumen (Pasar Sasaran)..........................................................
2.        Kondisi Persaingan............................................................................................
3.        Keunggulan Kompetitif.....................................................................................
4.        Rencana Pengembangan Pasar..........................................................................
B.       DESKRIPSI PRODUK/JASA.................................................................................
1.        Deskripsi Bisnis yang akan dijalankan.............................................................
2.        Produk/Jasa yang dihasilkan.............................................................................
3.        Lokasi Usaha.....................................................................................................
4.        Teknik Usaha....................................................................................................
C.       ANALISA KEUANGAN........................................................................................ 
1.      Rencana Investasi..............................................................................................
2.      Proyek Rugi Laba..............................................................................................
3.      Analisis Break Event Point............................................................................... 

III.   PELAKSANAAN KEGIATAN..................................................................................
A. TAHAPAN KEGIATAN..........................................................................................
B. JADWAL KEGIATAN.............................................................................................

IV.   PENUTUP.....................................................................................................................
LAMPIRAN.........................................................................................................................
A. BIODATA KETUA DAN KELOMPOK........................................................................
B. DOKUMENTASI USAHA YANG DIUSULKAN....................................................... 
C. ALAMAT LENGKAP DAN DENAH LOKASI USAHA............................................ 







I. PENDAHULUAN


A.      Latar Belakang
Perkembangan berbagai sektor kehidupan menjadikan kita sebagai manusia untuk selalu berpikir dan berkerja keras. Sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi yang tidak lepas dari kehidupan intelektualitas berupaya mengkaji segala permasalahan yang terjadi pada saat ini hingga memprediksi apa yang akan terjadi dimasa mendatang. Untuk menjawab semua tantangan tersebut bukan hanya berpikir yang terus-menerus dilakukan melainkan bagaimana mengaplikasikan hasil dengan bekerja keras hingga mencapai semua target dan segala tantangan permasalahan yang terjadi.
Permasalahan perekonomian kehidupan bukanlah hal yang langka mulai dari ujung sampai ujung bumi apabila masih membutuhkan makan dan pergaulan semua akan tetap berujung dengan perekonomian. Perekonomian paling kecil dimulai pada diri sendiri bagaimana menghasilkan uang yang cukup untuk memenuhi segala kebutuhan. Sebagai mahasiswa yang akan hidup didalam pesatnya persaingan perekonomian perlu berlatih untuk berwirausaha.
Dengan adanya program pemerintah untuk memberikan bantuan kepada mahasiswa yang ingin atau sedang berwirausaha menjadikan semangat bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan inovativnya. Program Mahasiswa Wirausaha Tahun 2016 yang disingkat PMW 2016 menjadikan pentingnya penulis menuliskan gagasan idenya di dalam proposal ini demi berkembang usaha yang dimilikinya.




B.       Ide Usaha yang Digagas
Wirausaha bukanlah hal yang asing lagi bagi mereka yang biasa berdagang. Kuliner merupakan usaha yang seru dan menyenangkan karena ada kepuasan tersendiri apa yang sudah disajikan kekonsumen. Sebuah makanan ringan yang bisa dimakan santai ataupun dengan makan berat yaitu SARANG NANGKRING (Sate Kerang Makanan Ringan) merupakan sebuah makanan dari kerang dipanggang dengan ditambahi berbagai bumbu memberikan cita rasa yang luar biasa.

Ide usaha Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan) didapat dari melihat keberadaan kerang yang dijual cukup murah. Sementara kerang di Bandar Lampung biasa dijual dalam bentuk kuah. Dengan adanya ide pembuatan sate kerang dengan ditambah bumbu yang nikmat dapat membuat para konsumen merasakan kenikmatan yang baik.






II. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

A.      KONDISI DAN STRATEGI PEMASARAN

Keberadaan usaha Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan) merupakan usaha pengembangan di Rumah Makan Laduni yang kurang produktif akibat kekurangan modal dan lokasi yang kurang strategis. Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan) merupakan makanan ringan yang dapat dinikmati dengan santai dan memiliki rasa yang baru dan berbeda menjadikan usaha yang kuat untuk mendukung peningkatan rumah makan. Adapun kondisi dan strategi  pemasaran yang dilakukan mengembangkan Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan) yatu diantaranya;

1.    Karakterisitik Konsumen (Pasar Sasaran)
Kampung Baru Unila merupakan Kelurahan yang ada di lingkungan Universitas Lampung dan beberapa Kampus Perguruan Tinggi adalah tempat yang strategis untuk melaksanakan penjualan Sate Kerang Makanan Ringan. Jumlah mahasiswa Unila yang mencapai kurang lebih 25.000 mahasiswa ditambah dengan mahasiswa yang ada di kampus sekitaranya berkisar kurang lebih 50.000 mahasiswa. Mahasiswa yang identik dengan mencari tempat nongkrong sambil menikmati makanan menjadi target konsumen penjualan sate kerang.

2.    Kondisi Persaingan
Persaingan dalam perdagangan adalah hal yang biasa tetapi menganalisis keunggulan dan kelemahan pesaing sangat diperlukan guna menghitung dan merencanakan strategi penjualan agar lebih inovatif dan memiliki nilai jual yang baik sehingga diminati konsumen. Keberadaan persaingan penjualan kerang yang sudah dimasak dirincikan dalam daftar berikut ini:
Tabel 1. Analisis Keunggulan dan Kelemahan Pesaing Penjual Makanan Kerang
PESAING
KEUNGGULAN
KELEMAHAN
Kerang Ijo di Musium Lampung
1.         Lokasi strategis di keramaian
2.         Rasa enak dan banyak diminati konsumen
1.         Kerang belum dibuka sehingga konsumen harus membuka
2.         Banyak kerang yang kadang isinya tidak bagus
Kerang Ijo di Way Halim
1.         Lokasi strategis di keramaian
2.         Rasa enak dan banyak diminati konsumen
1.         Kerang belum dibuka sehingga konsumen harus membuka
2.         Banyak kerang yang kadang isinya tidak bagus
Sate Kerang di Teluk Betung
1.        Lokasi strategis di keramaian
2.        Rasa Enak
3.         Kerang sudah dibuka sehingga konsumen mudah menkonsumsi
1.        Tidak ada aneka rasa karena kurang inovatif pada bumbu
2.        Kemasan sate kurang menarik konsumen

Dari hasil analisis pada Tabel 1. Menunjukan bahwa penjualan Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan) memiliki prospek yang baik dikarenakan mampu mengatasi permasalahan kekurangan penjualan makanan kerang yang lain yang ada di Bandar Lampung.

3.    Keunggulan Kompetetif
Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan) merupakan produk inovasi dalam kuliner yang memanfaatkan kerang sebagai bahan utama. Kerang yang biasanya hanya dimanfaatkan untuk makanan dengan direbus terlebih dahulu kini Sarang Nangkring membuat inovasi dengan dibuat sate. Sarang Nangkring ini memudahkan bagi konsumen mengkonsumsi kerang tanpa ada kekecewaan kerang yang kopong di dalamnya apabila direbus.
Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan) memiliki rasa yang bervariasi dari yang asin sampai pedas. Cita rasa pada sate kerang inilah yang mebuat konsumen merasakan kenikmatan hasil panggangan disertai dengan bumbu yang pas dan mantab.

4.    Rencana Pengembangan Pasar
Pengembangan pasar merupakan jantung kehidupan didalam usaha. Pengembangan pasar untuk mengahasilkan produk kualitas yang kuantitas adalah target utama setelah peminat sate kerang meningkat. Berikut ini gambaran pemasaran dan jalur distribusi penjualan Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan)
1.     Wilayah Pemasaran
    Kampung Baru........ 40. %
    Unila........................ 30. %
    Sekitaran Unila........ 20. %
    Bandar Lampung..... 10. %

2.     Jalur Distribusi
    Individu
    Rumah Makan
    Mahasiswa
    Lain – Lain
    Distributor
    Pedagang Keliling
    Pesan Antar


3.     Alamat Produksi dan Lokasi  Penjualan Tetap
Rumah Makan Laduni, Jl. Bumi Manti, Gg Madinah, Kampung Baru Unila







B.       DESKRIPSI PRODUK SARANG NANGKRING (SATE KERANG MAKANAN RINGAN)

1.    Deskripsi Bisnis yang akan dijalankan
Usaha Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan) adalah usaha yang akan dijalankan  di Kampung Baru Unila. Dengan bahan mentah kerang yang memiliki nilai gizi tinggi membuat peminat konsumen untuk menkonsumsinya. Usaha kuliner tersebut merupakan usaha yang ramai diminati bagi masyarakat saat ini. Dengan adanya Sate Kerang di lingkungan Universitas Lampung maka akan menjadi satu-satunya yang berjualan sate kerang tanpa adanya persaingan yang ketat.
Usaha ini akan dijadikan sampingan mahasiswa Universitas Lampung yang sudah tidak banyak kuliah dengan beberapa anggota kelompok. Penjagaan usaha ini secara bergantian dengan bekal pembuatan sate kerang yang mantap untuk setiap anggotanya. Untuk tahap awal mahasiswa yang sedang kuliah dapat memanfaatkan berangkat kuliah sekaligus menawarkan produknya. Selain itu usaha ini dipublikasikan pada berbagai media agar segera konsumen mengetahui informasi.

2.    Produk/Jasa yang dihasilkan
Produk yang dihasilkan Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan) adalah sate kerang yang memiliki cita rasa yang luar biasa dengan berbagai campuran bumbunya. Adapun rasa-rasa pada bumbu sate tersebut yaitu rasa biasa, Pedas, Pedas Mantap, Manis, Manis Asin dan Pedas Manis.

3.    Lokasi Usaha
Usaha ini dijalankan di Rumah Makan Laduni, Kampung Baru Unila. Jl. Bumi Manti. Kedaton, Bandar Lampung. Lokasi yang berada di dekat rel dan banyak kos-kosan mahasiswa serta perpaduan rumah makan diharapkan mengundang konsumen untuk menikmati sambil nongkrong santai.

4.    Teknik Produksi
Teknik produksi yang dilakukan pembuatan Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan) memiliki tahapan-tahapan yang didalamnya memiliki proses produksi tersendiri. Proses produksi yang dilakukan dalam pembuatan Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan) dijelaskan pada Tabel 2.
Tabel 2. Proses Produksi Pembuatan Sate Kerang Makanan Ringan (Sarang Nangkring)
No
PROSES PRODUKSI
BAHAN BAKU
TEKNOLOGI
Penggunaan Alat
1.
Pengupasan Kerang
Kerang
Tradisional
Pisau
2.
Pemotongan Kerang Ukuran Kecil
Kerang
Tradisional
Pisau
3.
Penusukan Kerang
Kerang
Tusuk Sate
4.
Pemanggangan
Kerang
Otomatis
Mesin Pemanggang
5.
Penyiapan Bumbu
Bumbu Sate Kerang
Otomatis
Blender
6.
Pemberian bumbu pada sate kerang
Kerang dan bumbu
Tradisional
Sendok dan Pisau
7.
Pengemasan
Kerang siap saji
Otomatis
Packing Produk

Pembuatan Sate Kerang Makanan Ringan memiliki tahapan proses yang melibatkan beberapa bahan baku dan teknologi. Pada Tabel 2. terlihat bahwa penggunaan teknologi masih minim dan masih banyak menggunakan manual tradisional dikarenakan pembuatan satenya masih menunggu proses pematangan yang baik.






C.      ANALISIS KEUANGAN

1.    Rencana Investasi
Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan) merupakan usaha yang tambahan untuk pengembangan rumah makan laduni dan memerlukan investasi dana. Oleh karena itu perlengkapan yang dibutuhkan untuk menopang usaha ini dirincikan dalam Tabel 3, 4, dan 5.
Tabel 3. Modal Tetap Usaha Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan)
No
Keterangan
Haraga Satuan
Volume
Jumlah
1.
Sewa Tempat
Rp. 1.000.000
1 tahun
Rp. 1.000.000
2.
Etalase
Rp. 1.500.000
1 buah
Rp. 1.000.000
3.
Mesin Pemanggang
Rp. 1.500.000
1 unit
Rp. 1.500.000
4.
Blender
Rp. 250.000
1 Buah
Rp. 250.000
5.
Alat Panggang
Rp. 50.000
2 Buah
Rp. 100.000
6.
Piring
Rp. 40.000
2 Pcs
Rp. 80.000
7.
Sendok
Rp. 10.000
2 Pcs
Rp. 20.000
8.
Papan Nama
Rp. 100.000
2 m2
Rp. 200.000
9.
Tempat Sambal
Rp. 12.000
1 Lusin
Rp. 12.000
10.
Pisau
Rp. 15.000
2 buah
Rp. 30.000
11.
Baskom dan wadah
Rp. 15.000
5 buah
Rp. 75.000
12.
Tatakan
Rp. 20.000
2 buah
Rp. 40.000
Rekapitulasi Modal Tetap
Rp. 4.307.000

Tabel 4. Modal Tidak Tetap (Perkiraan perbulan)
No
Keterangan
Haraga Satuan
Volume
Jumlah
1.
Kerang
Rp. 15.000
150 kg
Rp. 2.250.000
2.
Tusuk Sate
Rp. 10.000
5 pcs
Rp. 50.000
3.
Cabe Merah
Rp. 30.000
3 Kg
Rp. 90.000
4.
Cabe Rawit
Rp. 30.000
3 Kg
Rp. 90.000
5.
Bawang Merah
RP. 40.000
3 Kg
Rp. 120.000
6.
Bawang Putih
Rp. 30.000
3 Kg
Rp. 90.000
7.
Ketumbar
Rp.1000
50 buah
Rp. 50.000
8.
Kecap
Rp. 20.000
5 bungkus
Rp. 100.000
9.
Saos
Rp. 20.000
5 bungkus
Rp. 100.000
10.
Gula
Rp. 15.000
10 Kg
Rp. 150.000
11.
Garam
Rp. 30.000
1 pack
Rp. 30.000
12.
Minyak Goreng
Rp. 25.000
4 Pack
Rp. 100.000
13.
Bungkus Nasi
Rp. 25.000
5 pack
Rp. 225.000
14.
Lada Halus
Rp. 140.000
1 kg
Rp. 140.000
Rekapitulasi Modal Tidak Tetap (Perkiraan perbulan)
Rp. 3.585.000

Tabel 5. Rekapitulasi Modal Tetap dan Tidak Tetap
No.
Jenis Pengeluaran
Anggaran yang diusulkan (Rp.)
1.
Modal Tetap
RP. 4.307.000
2.
Modal Tidak Tetap
RP. 3.585.000
Total Biaya Yang Dibutuhkan
RP. 7.892.000

2.    Proyeksi Rugi/Laba
Dalam penjualan Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan) pasti ada keuntungan dan kerugiannya untuk mengetahui rencana keuntungan dapat dilihat pada Tabel 6.
 Tabel 6. Proyeksi Rugi/Laba Penjualan Sate Kerang
PRODUKSI BARANG
No
Uraian
Bulan Ke-1
Bulan Ke-2
Bulan Ke-3
Bulan Ke-4
Bulan Ke-5
1
Volume Penjualan






Sate Kerang






1.  Quantity
500 porsi
600 porsi
700 porsi
800 porsi
900 porsi

2.  Harga per Buah
10.000
10.000
10.000
10.000
10.000

Total penjualan
5.000.000
6.000.000
7.000.000
8.000.000
9.000.000
2
Penjualan Tunai
5.000.000
6.000.000
7.000.000
8.000.000
9.000.000
3
Penjualan Kredit
-
-
-
-
-

Penerimaan penjualan
5.000.000
6.000.000
7.000.000
8.000.000
9.000.000
4
Biaya






Biaya Operasional
3.585.000
3.943.000
4.302.000
4.660.000
5.018.000

Biaya Tetap
400.000
400.000
400.000
400.000
400.000

Total Biaya
3.985.000
4.343.000
4.702.000
5.060.000
5.418.000
5
Laba Kotor
1.015.000
2.057.000
2.298.000
2.940.000
3.852.000
6
Penyusutan
101.500
205.700
299.800
294.000
385.200
7
Laba sebelum Pajak
913.500
1.851.300
1.998.200
2.646.000
3.466.800
8
Pajak 10 %
91.350
185.100
199.820
264.600
346.680
9
Laba setelah pajak
822.150
1.666.170
1.798.380
2.381.400
3.120.120

3.    Analisis Break Event Poin
Dalam penjualan memerlukan perhitungan analisi Break Event Poin atau yang sering dikenal singkatanyan BEP. BEP merupakan angka harga dan jumlah barang yang menjadi target dasar penjualan. Berhubung usaha sate kerang ini target penjualan produksinya berbeda setiap bulan oleh karena itu akan dirincikan analisi break event point dalam tiap bulanya seperti pada Tabel 7.
 Tabel 7. Analisis Break Event Point Penjualan Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan) Hitungan Bulanan dan Kesulurahan Lima Bulan
No
Keterangan/Bulan
BULAN KE-1
BULAN KE-2
BULAN KE-3
BULAN KE-4
BULAN KE-5
KESELURUHAN
1
TOTAL BIAYA PENGELUARAN
3.985.000
4.343.000
4.702.000
5.060.000
5.418.000
23.508.000
2
JUMLAH PRODUKSI
500 Porsi
600 Porsi
700 Porsi
800 Porsi
900 Porsi
3.500 Porsi
3
HARGA PENJUALAN UMUM
Rp. 10000
Rp. 10000
Rp. 10000
Rp. 10000
Rp. 10000
Rp. 10000
4
BEP HARGA
Rp. 7970
Rp. 7238
Rp. 6717
Rp. 6325
Rp. 6020
Rp. 6716
5
BEP BARANG
398 Porsi
434 Porsi
470 Porsi
506 Porsi
541 Porsi
2350 Porsi

Dari hasil perhitungan Analisis Break Event Point yang dirincikan pada Tabel 7. Menunjukan bahwa penjualan dengan harga standar Rp.10.000 sudah melebihi dari standar BEP yang tertera diatas untuk BEP harga Bulan ke-1 dengan target 500 porsi yaitu Rp. 7.970, Bulan ke-2 dengan target 600 porsi yaitu Rp 7.238, Bulan ke-3 dengan target 700 porsi yaitu Rp. 6.717, Bulan ke-4 dengan target 800 porsi yaitu Rp. 6.325, Bulan ke-5 dengan target 900 porsi yaitu Rp. 6.020 dan untuk perhitungan keseluruhan dari target 3.500 porsi yaitu Rp.6.716.
Untuk Analisis Break Event Point pada barang untuk mencapai standar jumlah modal pada bulan ke-1 cukup menjual 398 porsi, bulan ke-2 cukup menjual 434 porsi, bulan ke-3 cukup menjual 470 porsi, bulan ke-4 cukup menjal 506 porsi, bulan ke-5 cukup menjual 541 porsi dan untuk jumlah target penjualan agar mencapai BEP barang selama 5 bulan yaitu 2.340 porsi.
     



III. PELAKSANA KEGIATAN

A.           TAHAPAN KEGIATAN
Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan) merupakan kegiatan kuliner yang membutuhkan beberapa tahapan dalam pembuatanya. Adapun untuk tahapan pembuatan Sarang Nangkring (sate kerang makanan ringan) tertera pada Gambar 1.
Gambar 1. Tahapan Pembuatan Sate Kerang Makanan Ringan


B.            JADWAL KEGIATAN
Pembuatan Sarang Nangkring akan dilakukan setelah adanya modal tambahan dari pihak Universitas Lampung dalam program PMW (Proposal Mahasiswa Wirausaha). Adapun jadwal kegiatan pembuatan Sarang Nangkrin ini dirincikan pada Tabel 8.

Tabel 8. Jadwal Kegiatan Penjualan Sarang Nangkring
No
Kegiatan
JUNI
JULI
AGUSTUS
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1.
Pembelian Perlengkapan alat dan bahan












2.
Mulai usaha












3.
Pengembangan Pasar












4.
Laporan keuangan dan rencana pengembangan












5.
Penjualan dengan menerapkan pesan antar












6.
Pengembangan Usaha dengan menambah kelengkapan alat




















IV.      PENUTUP


Demikianlah Propopsal Mahasiswa Wirausaha (PMW) tahun 2016 dibuat dengan judul SARANG NANGKRING (Sate Kerang Makanan Ringan). Besar harapan apa yang ditulis dalam bentuk rencana ini mampu mengubah berbagai kehidupan. Bentuk kesalahan maupun kebenaran yang ditulis hanyalah sebagai proses pembelajaran yang terpenting dalam membuat perencanaan usaha. Semoga manfaat dapat dirasakan darimanapun dengan adanya ide usaha yang ditulis.

V.     LAMPIRAN
A.      BIODATA PENERIMA PMW (PROPOSAL MAHASWISWA WIRAUSAHA)
B.       DOKUMENTASI USAHA YANG DIUSULKAN
C.      ALAMAT LENGKAP DAN DENAH LOKASI USAHA

A.      BIODATA PENERIMA PMW (PROPOSAL MAHASWISWA WIRAUSAHA)

Nama saya adalah Nurhudiman sekarang duduk di semester X Jurusan Agroteknologi Konsentrasi Hama Penyakit Tumbuhan di Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Nama Nurhudiman ini adalah pemberian dari kedua orang tua yang diharapkan dapat memberikan cahaya bagi seseorang dimanapun berada. Nurhudiman dilahirkan pada hari Minggu, Tanggal 28 Februari 1993 bertempat di Gading Rejo, Kabupaten Lampung Selatan saat ini nama kabupatennya sudah menjadi Kabupaten Pringsewu.

Pendidikan formal yang saya alami dari kecil yaitu SD N 1 Bumi Dipasena Jaya dimulai Tahun 1998 dan pada tahun 1999 saya pindah ke Pondok Pesantren sehingga sekolah di SD Hargo Rejo, Tahun 2001 pindah lagi ketempat semula yatiu SD N 1 Bumi Dipasena Jaya dan lulus pada tahun 2005. Setelah lulus Nurhudiman ikut Pakdenya hingga sekoalah di SMP N 1 Lambu Kibang pada tahun 2005 itu juga dan akhirnya lulus pada tahun 2008. Karena ingin mengasah kemandirian dan skill akhirnya masuk sekolah jurusan pertanian di SMK N 1 Lambu Kibang dan akhirnya juga lulus pada tahun 2011. Setelah Lulus SMK Nurhudiman diberikan kesempatan untuk Kuliah di Universitas ternama di Lampung yaitu Universitas Lampung sampai dengan sekarang.

Nurhudiman ketika mulai  SD hanyalah murid yang biasa-biasa saja tetapi ketika mau lulus ada yang berbeda pada dirinya. Sosok Nurhudiman mulai terlihat sebagai orang berprestasi di kelas dan mulai mencoba memenangkan beberapa perlombaan yang diadakan. Ketika di SMP Nurhudiman terlihat seseorang yang memiliki kemajuan terlihat dia selalu meraih peringkat 1 dikelasnya. Di SMK juga Nurhudiman tetap meraih peringkat meskipun terkadang turun tetapi masih tetap 3 besar.

Nurhudiman dalam kegiatan juga lumayan memiliki semangat dan peran aktiv terlihat ketika SD dia mengikuti pramuka dan kegiatan-kegiatan di masjid dan dilingkunganya. Naik SMP juga Nurhudiman mulai ingin memperbanyak kegiatan yang dia ikuti tetapi keadaas sekolah kurang mendukung untuk mengadakan kegiatan ekstra kurikuler. Dia mengikuti kegiatan diluar seperti latiha silat yaitu PSHT. Mulai SMK inilah perkembangan sebagai seorang organisatori terlihat Nurhudiman mulai bergabung pada OSIS disekolahnya. Selain itu juga Nurhuiman mengikuti kegiatan ROHIS tetapi dengan organisasi itu tidak cukup Nurhudiman berusaha untuk menghidupkan Pramuka yang disekolahnya tidak ada. Begitu semangatnya berorganisasi Nurhudiman dipilih menjadi Ketua Pramuka dan Ketua ROHIS SMK N 1 Menggala.

Semangatnya berorganisasi sehingga sampai saat ini masih ada sehingga menjadi seorang aktivis di kampus Universitas Lampung. Dengan sosok pribadi yang Religius dan nasionalisnya membawa dia pada beberapa organisasi di kampus baik formal maupun nonformal seperti Pramuka, FOSSI FP, KMNU Unila, dan PMII Unila. Dengan penuh semangat berorganisasi Nurhudiman pernah menjadi ketua umum pada organisasi UKM Pramuka Unila dan KMNU Unila.
Usaha memang salah satu sebagian aktivitas dari hidupnya yang dilakukan sejak semester 2. Berbagai halangan dan rintangan sehingga mencoba untuk berganti-ganti usaha. Sejak semester 5 ketika menyandang ketua umum di pramuka Nurhudiman berhenti melakukan usaha. Semester 7 dengan tidak sengaja modal foto barang orang dan memasangnya di DP BBM memikat para konsumen untuk memesan barang yang pasang sehingga membuat inisatif saya membuat usaha jualan asesoris handphone.

Sebagai mahasiswa yang sudah menginjak semester atas perlu adanya pengembangan usaha yang baik untuk menopang kehidupan. Selain itu persiapan usaha sejak dini mengurangi efek pengangguran setelah lulus kuliah. Program Mahasiswa Wirausaha tahun 2016 sangat diperlukan untuk membuka usaha SARANG NANGKRING (Sate Kerang Makanan Ringan).




B.       DOKUMENTASI USAHA YANG DIUSULKAN

Gambar kerang yang digunakan untuk Sate Kerang











Gambar Bumbu yang digunakan pembuatan sate kerang











Gambar Sate yang sudah ditusuki dan siap dipanggang


Gambar Sate Kerang yang siap disajikan
 
 






C.      ALAMAT LENGKAP DAN DENAH LOKASI USAHA
Alamat lokasi calon usaha berada di Rumah Makan Laduni Jl. Bumi Manti. Kampung Baru Unila. Kedaton. Bandar Lampung.


Gambar denah lokasi Rumah Makan Laduni Sebagai calon tempat untuk usaha Sarang Nangkring (Sate Kerang Makanan Ringan)